Data Mining

Weekly Key Report (Odt’s File tes)

Date

Press

28-Oct

Prelim Wholesale Inventories m/m

29-Oct

S&P/CS Composite-20 HPI y/y

Pending Home Sales Index 

Q3 2019 Housing Vacancies and Homeownership

30-Oct

Mortgage purchase applications index.

Gross Domestic Product, 3rd quarter 2019

Gross Domestic Product, 3rd quarter 2019 (advance estimate)

 

Velvet Underground, Lou Reed Dan Kelas

PERAN REED (Lou Reed) di Velvet Underground memperlihatkan dengan gamlang kenapa orang – orang seperti dia selalu dirindukan.

Di “I’IL Be Your Mirror” ialah contohnya:

I’ll be your mirror
Reflect what you are, in case you don’t know
I’ll be the wind, the rain and the sunset
The light on your door to show that you’re home

I find it hard to believe you don’t know
The beauty you are
But if you don’t let me be your eyes
A hand to your darkness, so you won’t be afraid

Orang yang mempunyai kecenderungan melihat sisi gelap tak akan berani melangkah. Ia takut mengambil resiko tersandung batu atau menabrak meja. Tapi Reed tidak.

Setelah mendengarkan Velvet…Anda hanya bisa memilih: Tersimpuh berurai air mata atau bertepuk tangan, atau keduanya secara bersamaan.

Bayar Pajak

SO THE STORY GOES LIKE THIS. Pada suatu siang, dalam antrian panjang, kursi – kursi tunggu, orang – orang berbicara tanpa tanda koma, di salah satu sudut kantor KPP Pratama di kawasan Bandung Selatan. Karena iseng jadi terdampar di tautan ini: Besok, Pemerintah Lelang 6 Surat Utang Rp 30 Triliun

Tautan lawas, 2 bulanan yang lalu, tapi konteks-nya masih valid di bulan maret ini sepertinya. Tentang pajak.

Ini cuma analisis imajiner pribadi saja. Dan entah dimana saya pernah membacanya (atau mendengarnya). Ketika suatu negara mengeluarkan surat hutang dengan tenor 10 tahun, 15 tahun, atau bahkan 30 tahun. Maka yang akan membayar (melalui pajak) adalah orang awam yang belum mengerti hutang negara itu apa. Terlebih dengan tenor yang panjang, ini akan menjadi beban orang – orang yang pada saat hutang itu dibuat mereka masih dalam bentuk “titit”. Bisa dibayangkan kesimpulannya?

Dan ya tentu saja ini bukan pertama kalinya. Maksudnya, saya sudah pernah sampai pada kesimpulan serupa untuk kasus yang berbeda. Tapi inti dari kesimpulannya itu sebenarnya tetap sama: Mereka yang mencari nafkah, bertarung secara fisik dan psikis, ia “tersiksa”, ia “terluka”, terkadang hampir mati (walaupun iya dapat berdiri kembali). Dan ujung – ujungnya harus ikut bayarin setumpuk utang yang tak pernah ia mengerti bahkan ketahui. Toewewew.

Thank You. Mrs Enid Blyton


PINTU RAHASIA, menjelajah setiap sudut rumah, mengetuk dan menggeser – geser lemari, bersemangat melihat pantai (atau kolam ikan, hahahahha), berharap bisa keliling dunia persis petualangan lima sekawan. Back in 90’s. Thank you, Mrs Enid Blyton