Kotomi dan Sherlock Holmes

Kalo mau di-list pelajaran hidup pasca bolakbalik Pangalengan – Baleendah – Kantor DInas Blablabla dan membaca Sherlock Holmes.

 1. Otak manusia pada awalnya adalah loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabot yang sesuai dengan plihanmu. Orang bodoh akan mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin berguna baginya terjepit ditengah – tengah atau tercampur dengan hal – hal lain. Orang bijak sebaliknya, dengan hati – hati ia memilih apa yang dimasukkan ke dalam loteng-otaknya. Ia tidak akan memasukkan apapun kecuali peralatan yang akan membantu dalam melakukan pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah sangat banyak.

Tapi Tata Surya? protesku. Kalaupun bumi bergerak mengitari bulan, itu tidak akan mempengaruhi pekerjaanku, jawab Sherlock Holmes

2. Sepertinya negara kita tercinta ini masih ada di level Negara Kotomi, atau setidaknya, semoga, itu hanya ada di koloni ini, semua kepentingan, entah itu yang menyangkut hajat hidup satu orang, atau yang menyangkut hajat hidup banyak orang. Akan Ter-(atau ‘di’, silahkan pilih katakerja yang paling pas) Kotomi oleh sentimen – sentimen pribadi. Setan!

Currently – Reading

Sherlock Holmes
Koleksi Kasus 1
Sir Arthur Conan Doyle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *