Kembali Ke Bisnis (Dengan Lebih Canggih)

SAYA TIDAK PERNAH benar – benar menjadi penggemar bahasa pemograman (walaupun pada faktanya, saya tidak pernah benar – benar menjadi penggemar akan apapun dalam 3 tahun terakhir ini).

Mungkin karena bahasanya yang terlalu mewah, sementara kepala saya terlalu ringkih. Tapi jika itu bersinggungan dengan variable “waktu”, atau nyerempet – nyerempet, walaupun tipis, dengan standar deviasi dan turunannya: mean-modus-median. Akan saya coba sampai berbusa.

Potongan kecil ini mungkin akan menjadi awal, dan mungkin saya akan sering berhubungan dengannya nanti:

//case PERIOD_M1:
periode = 1440;
return;

//case PERIOD_M5:
periode = 288;
return;

Variabel diatas adalah variable standar deviasi yang menggunakan waktu sebagai acuan utama (case PERIOD_M1) dan (case PERIOD_M5). Kudet? Memang. Potongan ini saya ambil dari salah satu forum fx yang berbasis di Indonesia, yang mana ini dibuat tahun 2010, kurang atau lebih. Alamak, where I have been. :\

Sebelumnya saya hanya menggunakan cara konvensional, yakni menarik garis lurus di timeframe tertentu untuk mendapatkan area equilibirium, area kesetimbangan.

Dan waktu terus berjalan, dunia semakin tua, saya jugak. Hehehhe. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kata Pepatah Jerman mah.