Acep: Endorphine, Dewa Kebahagian dan Yunani Demam Tinggi

Adalah Endorphine yang kata seorang teman boleh dibilang sebagai saingan terdekat dari Dionisos, Dewa pesta dan festival, Dewa kegilaan dan kebahagiaan. Yang kalo mau serius di bahas endorphine adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh, diproduksi oleh kelenjar pituitary yang terletak di bagian bawah otak. Berefek seperti morphine, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa senang, pabrik energi postif, optimisme. Malah katanya, efek endorphine 200 kali lebih besar daripada morphine. Dan 2000 kali lebih besar daripada Dionisos tentunya, karena doi cuma tertulis di perkamen – perkamen, di batu – batu, di dongeng – dongeng.

“Yunani sedang produksi endorphine besar-besaran kayaknya, Dewa – dewa udah ga sanggup tangani krisis ekonomi, mungkin tahun depan endorphin bakal dibikin secara sasetan (sachet), dijual di warung – warung, kios – kios, biar orang – orang yunani gampang beli, jadi gak gampang mati bunuh diri, percaya sama gue” Katanya. Sambil ngasih tautan berita, pasca rapat besar negara – negara uni eropa.

 Jumlah wisatawan yang datang ke Yunani tambah banyak. Menurut Digital Journal, turis naik tahun 2013, setelah merosot di tahun 2012. Wisatawan dari Jerman sekarang meningkat jumlahnya hingga 10%, dan dari Austria 35%. Menteri Pariwisata Olga Kefaloyiannis katakan, bertambahnya turis bisa “kembalikan rasa optimis“. – Deutsche Welle

Cukup masuk akal jika kata kuncinya adalah “Kembalikan rasa optimis”, sama kayak efek si Dewa baru endorphine. Mengembalikan optimisme yang redup, memanggil energi yang hampir hilang. Cita – cita Olga Kefaloyiannis tinggi dan mulia, bikin semua warga berbahagia.

 Tapi masalahnya adalah krisis Yunani adalah penyakit lama, menahun, hampir seumuran dengan krisis subprime mortgage-nya Amerika pada tahun 98. Zeus, ayahnya Hercules itu, dipaksa untuk turun ke Bumipun malah akan menambah kondisi semakin parah, doi hanya bisa menciptkan petir, bukan uang, urusan uang, dewa – dewa telah sepakat mengamanahkannya kepada Europe Central Bank.

Masalahnya semakin panjang, karena Europe Central Bank (ECB) pun sudah pusing tujuh keliling, Yunani ngutang mulu, menurut desas-desus surat kasbon-nya hampir segudang. Bagai buah simalakama, dikasih utangan (bailout) lagi, berat, gak dikasih negara – negara yang menggunakan mata uang Euro bakal ikut sakit – sakitan, Spanyol, Itali, Portugal sudah terserang batuk – batuk, hampir 3 tahun belum sembuh – sembuh. Domino Effect Theory bukan teori kacangan.

Pengangguran Tinggi 

Jumlah pengangguran di Yunani sekarang 27%. Ini adalah jumlah pengangguran terbesar di Uni Eropa. Jumlah itu menunjukkan: sekitar 1,5 juta orang di negara itu tidak memiliki pekerjaan. Which means, jika kebutuhan dasar manusia adalah sex dan uang, maka sekitar 1.5 juta orang Yunani tidak bisa memenuhi salah satu kebutuhan dasarnya, ga kerja ga ada uang, (atau mungkin keduanya, sex bahkan sekarang sudah lazim dibeli dengan uang, istri-istri akan mendadak dingin dan membatu di atas ranjang, para suami akan dipaksa bercinta dengan bongkahan es batu jika hanya mengandalkan cinta. Beruntunglah mereka yang mendapatkan pasangan solehah macam putri Nabi, atau yang menikah memang sedang dalam masa susah, hehehehe).

(Tanpa keduanya, sex and money, sebagian besar manusia sangat merana, lalu kalap, lalu menjadi buas dengan tertekan, dalam sebagian kasus kadang bisa mati bunuh diri, gara – garanya sepele, ga pernah sejalan dengan sesuatu yang bernama ‘bahagia’.)

(Ingatlah sabda Nabi, Kefakiran akan membuka pintu kejahatan. Yunani sekarang sedang membuat gerbangnya.)

(Well ya teman saya (agak) benar tentang bisnis “jualan endorphine sasetan” ini. Prospectus!)

(Kembali ke topik…)

Yang Muda Yang Menganggur

Sekitar 51% (sebagian grafik mengakan 62%) warga muda Yunani tidak mendapat pekerjaan walaupun berpendidikan tinggi. Kebanyakan dari mereka terpaksa bergantung pada keluarga agar bisa hidup. Sebagian lagi tinggalkan Yunani dan mencari pekerjaan di negara lain. Kombinasi antara kebanyakan orang pintar dan sedikitnya lapang kerja itu bahaya. Cepat atau lambat Yunani bakal mengenal istilah “Pinter keblinger”.

Pengurangan 25.000 Pekerjaan

Tahun ini pemerintah Yunani diperkirakan akan kurangi 25.000 pekerjaan di bidang layanan umum. Itu langkah untuk capai tujuan pengurangan 150.000 pekerja tahun 2015. Tujuan yang akan dicapai: dari jumlah pekerja sekarang, nantinya hanya satu yang bekerja sementara 10 pensiun.

Apakah itu semua bisa diatasi dengan hanya mengandalkan sektor Pariwisata? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Iya jika Yunani bisa memproduksi banyak endorphine yang berefek bisa menyakinkan para investor untuk berinvestasi kembali. Tidak jika endorphine yang diproduksi adalah endorphine kw 2, kebahagian yang diproduksinya berupa ilusi, kesenangan yang cukup dengan janji-janji. Ingat, investor ga bisa di-modusin. Dengan kata lain, cuma waktu yang bisa menjawab, kita hanya bisa menunggu dan menyaksikan, tidak bisa meramalkan apa saja yang akan dilakukan Negeri Seribu Dewa ini setelah sedikit mendapat nafas dari ECB minggu lalu.

Sekian dan terimakasih.

 PS: Selamat idul fitri, dan stay safe. 🙂


« Previous Post |