Acep: Cape Seuri. Cape Ceurik

Menjelang bulan baru, kantong duit menipis padahal yang namanya arus ‘kebutuhan’ nggak pernah mampet. Sinar matahari juga, mendadak irit, semingguan ini kalah sama hujan yang panjang – panjang. Tapi sekarang lagi musim libur, lihat di berita – berita banyak orang pesiar. Selamat berlibur.

Di lain sisi, ada yang kena musibah longsor di Kabupaten Bandung, 12 orang meninggal, setelah itu banyak peringatan – peringatan di TV lokal tentang bahaya angin puting beliung yang mungkin menyerang kabupaten ini. Yang sabar – yang sabar. Cuma itu yang bisa saya bilang.

🙁

Doel Sumbang bilang, hirup mah durangduraring, keur seuri cape seuri, keur ceurik cape ceurik.

Dunia yah. Kalo nggak naek – nggak turun, bukan dunia namanya.

Semoga bisa terus bersyukur, semoga bisa menjadi orang yang pandai bersyukur. Nggak mau yang lain saat ini, itu saja sudah cukup. Amin


« Previous Post |