Love Is Blind

Dulu banget,sesosok teman yang lumayan subjectives of desire.Dalam obrolan sesama lelakinya,pernah mendeskripsikan apa itu yang namanya objectives of desire.Untuk dia dan gua,yang namanya ‘objectives’ of desire itu masih tetep seorang perempuan.

Lupa-lupa ingat detailnya,kurang lebihnya seperti ini :

Dengerin ya! Kalo mau di list secara garis besar.Perempuan yang bisa mengundang hasrat tiap laki-laki secara spontan itu ada dua macam.

Satu.Pamela’s type

Jujur ajah.Gua nggak tahu darimana dia mengambil kutipan ini,yang dia nisbahkan kepada artis pujaannya-Pamela Anderson.”I bet your size 7.5 ass! I’ll got over you and riding on you as I likes”

(pesan yang gua tangkap,mungkin : Elok nian paras muh di pandangan mata akuh,’besar’-nya tak terperikan.Tak kuat rasanya hati ini menahan hasrat hendak menunggangi muh)

Mulut dan mata dia yang selalu menganga ketika dihadapkan pada perempuan yang cakepan dikit ( atau ‘besaran’ dikit ),menjadi bukti bahwa dia meng-kiblatkan dirinya kepada Pamela,setidaknya sepanjang itu berurusan dengan ‘suku cadang’ yang mendekati ‘punya’-nya Pamela.

Dua.Huawei types.

Yang ini peng-deskripsi-an nya lebih jelas.Karena lebih ke konstruksi.Dia mencontohkan : Kalo kita melihat kontruksi perempuan itu dari belakang dan dengan spontan-nya kita berkata “HUAAAAA…!!!”.Selanjutnya kita akan berlari kearahnya,mencoba berada didepan perempuan itu,mencoba untuk mengenalnya.Dan setelah ada di depan perempuan itu,semua hasrat itu akan tenggelam seiring dengan kata “WEI…???”. Itu lah HUAWEI! ,katanya.

I knew.This is sound -this is might be sound- dangkal banget if a man judging a woman only by ‘for him magazine’ covers.

Tapi yang terjadi dilapangan.Bohong sangat,kalo ada seorang laki-laki yang mengatakan kepada wanita yang baru kenal dijalan.Dengan mengatakan ” Kamuh baek,kamuh care,kamuh dewasa,kamuh penuntun hidup kuh,you’re the ones I looking for…” kan ?

By all means.Urutan yang benar itu,liat phisically-nya,mengenalnya, trus kemudian hatinya.

Jum’at sore kemarin,sepulang kerja.Duduk-duduk sambil makan kentang goreng di sebuah restoran makanan cepat saji,dengan si-sosok subjectives of desire ini.

Telepon genggamnya menyalak ( beneran menyalak).Setelah diangkat,dia berdiri sambil melambaikan tangannya kepada sesosok perempuan yang ada di seberang jalan ” Aku disini yang…bareng temen”.Tersenyum manis penuh dengan etiket.

Duduk kembali,setelah menutup telepon ditangannya.Telunjuknya menunjuk ke arah perempuan yang masih ada di seberang jalan “Itu tuh cewe gua,kayak TA-HU kan !”.masih tersenyum,etiketnya sudah tidak ada lagi.

Tidak bisa tidak gua ber-HAHAHA sambil bertanya “Lha!? ,bukannya tipe cewe lo….???” Belum selesai kalimat,sudah dipotong dengan cepat.

“SSSSSTTTTTTTTT….LOVE IS BLIND MA-MAN !” Sambil meletakan jari membelah bibir,membentuk sumbu Y yang tidak simetris.Tanda orang yang dibicarakannya sudah mendekat.

Indeed I don’t wondering his girlfriends like ‘Tahu’s Sumedang’ as same as he do.Tetep ajah gua kegelian dan percaya nggak percaya secara bersamaan.Kalo si-subjectives of desire ini bisa mengartikulasikan kata ‘love is blind’ kepada sesuatu yang sifatnya ‘tersurat’ bukan kepada yang tersirat.Well,good for him

Setelah berkenalan-dikenalkan,beremeh-temeh,dan selanjutnya udah bisa di tebak.Jadi obat nyamuk ! diantara sepasang sejoli ini.Yang satu ‘tahu’ yang satu tukang ‘tahu’.

Tampak seperti obat nyamuk yang sedang mengasapi kentang goreng,terus kentag gorengnya hilang di telan asap.

Berkata dalam hati “Ntar di masa depan gua dapat yang kayak gimana yak ?”

“Jauhlah kalo mimpi mau dapetin yang kayak ‘Pamela’s type’ ,atau kayak sosok ‘tahu sumedang’ ini ( yang kayaknya nyaman-nyaman ajah mau dimakan bulet-bulet sama tukang ‘tahu’-nya sendiri ) ? Lha,yang ‘Huawei’ ajah (kalo ada itu juga) gua nggak berani mikir : mau apa nggak sama guah ?”

Keingetan kata-kata dari sosok teman yang laen : “Lo tuh bukannya mentok dimana-mana.Tapi mentokin orang dimana-mana.Yang ini bukan,yang itu laen.Ntar setelah capek sendiri berjalan dari pintu satu ke pintu yang lain,nyari yang gak ada.Akhirnya lu berkarat,terus berakhir di kandang domba deh”.

APAH? BERKARAT? KANDANG DOMBA ? NOOOOOOOOOOOOOOOO

(menggigil kengerian)

Mencari sebab mencari alasan :Ya bukannya belum pengen,bukan maksud juga buat mentokin orang dimana-mana.Tapi belum ada …… Yang GIMANAAAAA GITUH*

*(Gimana gituh : bisa diartikan sebagai anonim ; gimana atuh orang gak ada ; gimana dong sama sapah; atau penggambaran dari kebinunan ; atau terserah anda.)

Daripada dipaksain.Misuh-misuh mencari kesana-sini dan akhirnya jadi tersesat sendiri,dan atau yang lebih parah lagi…….Menjadi sesat ?

( Halah bersilat lidah ) ^_^

And oh,by the way.Bukan juga mencari sehingga menangguhkan yang lain untuk yang ‘for him magazines’ phisically.Secara kan : Love is Blind

“Kayaknya ke-‘gede’-an deh buat gua ?”

Sabtu pagi

Terbangun pagi hari dengan sebuah resolusi : Akuh hanya pengen seneng hari inih !.Setelah beberapa hari kebelakang,dua mingguan ini tepatnya.Di dorong dengan kebutuhan hidup atau keinginan hidup atau desakan hati mewujudkan mimpi ( yang mana ‘bermimpi’ itu lebih gampang daripada meletakkan mimpi itu sendiri di jalur-nya yang bener ).Terlalu sibuk hidup

Berdiri mantap menghadap cermin.Memandang sidikmuka sendiri,bermantra,merapal kata sakti permulaan hari : EDAN,GUA LUCU BANGEDS! (yang mana juga,orang yang beneran lucu sekalipun nggak akan sebegitu ‘lucu’-nya kalo baru bangun tidur.Apalagi gua?.Hanya karena katanya seorang temen “Bila roda kehidupan kita sedang di bawah,cranky sama keadaan yang menyudut,felt like Homer Simpson.Mantra ini bisa membalikkan keadaan 180 derajat,kurang dikit.Dan bener,Its works,setidaknya untuk gua )

Mbolak-mbalik buku rekapan,semacam catatan kecil.Ternyata ada failure-failure kecil yang impact-nya nggak kecil.Yang disadari atau tidak,ke-failure-an ini mungkin salah satu yang bikin hatinya down pagi ini.Down se-down-down-nya.Kuya !

Mempersepsikan direct dan indirect contohnya,hampir nggak percaya kalo gua salah mempersepsikan hal yang elementer kayak gini.Hal elementer itu-yang selanjutnya terkorelasi dengan pembacaan “Yang ini mah bakal melemah chuy! dan yang itu mah bakal menguat choy!”-,gara-gara nggak fokus,semuanya hampir berantakan di 2 hari kemarin. Kuya lagih !

Tidak mau merusak pagi ini,ahirnya mengambil ballpoint didalam tas.Menulis sesuatu sebagai catatan kedepan di bawah catatan failure tadi.Pake warna merah terus nulis : Ah,sudahlah.Yang lalu biarlah berlalu,setiap orang harus belajar dari kesalahan toch?

Saat seperti inikan gunanya catatan itu,biar nggak ada kesalahan yang sama di lain waktu ? ( Tapi ko,rasanya jadi kayak pembeneran diri ya ?)

Setelah itu,seperti biasa,disgusting habbits-Males ke air.Walaupun ada alasan kuat untuk itu (dan bolehlah untuk yang ini,kalo mau di katakan sebagai pembenaran diri ).Gua,being waterproof-man kalo hari libur.Hehehehehe

Terus duduk di kursi panjang depan kamar.Kopi masih berasap di depan muka,rokoknya terus terbakar ditangan kanan.Sayup-sayup terdengar dari dalam,lewat speaker aktif 2.1,alunan suara dari Bob marley

“Don’t worry about a thing,cause every little thing gonna be allright.SINGIN : don’t worry about a thing,cause every little thing gonna be allright.”

“Three little birds pitch my doorstep,singin sweet song of melodies pure and true.Sayin : This is my mesagge to you -hu-hu-hu-hu”

Three little birds-nya Om Bob.Jujur ajah,pas mendengar lagu ini.Dengan segala empowered instrumental-nya dan empowered suara berkarakter Jamaika-nya.Selain pengaruh ‘mantra’ yang gua ngerasa ‘lucu banget hari ini’ ,gua juga ngerasa ‘gimbal banget hari ini’ ?.

Kerena belum mandi kali ya? HAHAI….

Masih terduduk.Dengan kopi moka yang tinggal setengah,dengan sebatang lagi rokok yang baru di bakar.Matanya manatap ke rak sepatu dimana ada sepasang sepatu boots usang disana,sepatu gua.

Seorang temen juga pernah memberikan ‘teori’ tentang sepatu ini,yang didapatnya dari lyrics salah satu lagunya Godbless : Jangan lihat sepatu yang orang pakai,lihatlah seberapa jauh ia telah melangkah.Dan sepatu itu merupakan bukti bahwa gua sangat berpihak sekali kepada Godbless,setidaknya sepanjang menyangkut sepatu. ^_^

“Yang di atas tidak akan pernah meninggalkan akuh,setelah akuh berjalan sampe sejauh ini” Kata si-hati di dalam.Hati yang senang,hati yang lebih baik,hati yang gembira.Karena hari ini akan di charge sama tuan-nya.Gua

Hup Hup Hup…Ah senang nyaahhhhh hari ini 😀

“Risin up this mornin”

Guardian Angels

“Hari ini belajar.Bahwa antara proses menjadi ‘penjaga’ dan proses menjadi ‘malaikat’ ,itu jaraknya jauh banget.Kayak kita berjalan dari A ke Z”

Regita Bungaku Satriani.Missing you in every single moments

-_-