Grazie Capitan

From the match againts As Roma

And From the last game against Fiorentina

That’s because the heart so much refuse to let go and that’s what make it so much harder to let go.After 24 years in rossoneri.

“Bye bye Il Capitano,bye bye Paolo.Il Diavolo never be same without you,never be same without number three of you.”

[ photos from daylife ]
Otak Selip.Selip Otak ? Kopi !

Malam minggu,sehabis hari – hari sebelumnya dipenuhi dengan kesibukan hidup.Dan menatap ke minggu selanjutnya yang kayaknya akan tetap sibuk hidup.

Terbangun dengan otak yang udah overload,walaupun masih dengan potensi yang cukup buat menampung beberapa lagi ‘it?’ ‘why?’ ‘when?’ atau ‘she?’ ( she dalam artian ada yang mau apa nggak ya ama gua ? 😀 ) .Tetep ajah kerasanya otak selip.Geblek

Nge-load beberapa pertanyaan yang keingetan lagi sekarang – sekarang,atau tepatnya baru keingetan setelah kelupaan.

“Acep,tahun 2009 jadi nggak nerusin kuliah teh ?’
“Mmmmmhhhh….Nggak tahu”
“Trus itu kerjaan.Emang mau kerja disitu terus ?”
“Mmmmmhhh…..Nggak tahu”
“Tabungan,berapa uang yang ada di tabungan ?”
“Mmmmmhhh…Nggak tahu”

26 tahun.Usia yang serius,walapun nggak seserius itu sampe nggak bisa ketawa – ketawa.Tapi ini seharusnya tahun terakhir bersikap kayak hippies atau bertingkah like a true junkie.

Atau boleh lah,masih berbanyak gelang ditangan kayak seorang gypsi,atau bercelana bladus dan bersepatu boots meng-kiblat ke british underground.Asalkan kedewasaan dan cara berpikir mengacu ke Kresna atau Yudhistira ( karena Soekarno bilang di pidatonya tentang pendewaan dan personal cultus : “…There is nothing wrong in mengagungkan Gatotkatja,in mengagungkan Bima,or in mengagungkan Werkudara…”.Yang gua baca dari koran lama terbitan tahun 1966 di perpustakaan daerah,depan kost-kost an)

Dan pertanyaan – pertanyaan itu malah nambah otak gua selip ajah.Mengingat,percaya atau nggak,pertanyaan-pertanyaan itu bukannya jadi menambah semangat malah mengancam semangat.

🙁

Sesorean atau semaleman tadi,belum genap jam dinding berdentang delapan kali.Tiba-tiba lagi harus memikirkan billing buat hari senin yang jatuh tempo,deadline kerjaan karena supervisor gua-nya cuti menikah,champhionship yang akan di ikuti malemnya.Ah geblek mampus ajah gua.

And pas kedatangan teman yang membawa sebungkus lagi kopi Starbucks sisa semalem.Tiba-tiba seperti ada suply power yang di colokin dipojokin kamar.Semuanya ruangan bercahaya,berkerlap-kerlip lucu kayak di dugem ( Well sebenernya,lebih kecil dari dugem karena lampu dugem suka bikin gua puyeng ).Optimisme nya muncul kembali,otak pun sedikit terangkat dari ke-selip-an.

-Kuliah? Ah itu kan bisa tahun depan,universitas kan tidak memandang umur,asal punya duit ajah.Dan punya niatan buat kuliah lagi

-Kerjaan ? Ini lagi kerja,dua malahan.Walaupun yang satunya masih tahap beginner level.Tetap disini atau nggak hanya Tuhanlah yang tahu itu.

-Uang ? Billing? Uang bisa di cari lagi,kalo bulan ini boros ya bulan depan harus nggak.Billing yang bisa kebayar.Bayar,yang enggak tinggal di urus ajah.

Mungkin inilah sebabnya orang-orang bule suka ngomong : My brain can’t function without a cuf of coffee.Bukan buat melek ajah kayak kemaren sampe jam 4 subuh ternyata,tapi kopi bisa membangkitkan semangat,optimisme,ide,pencerahan,berpikiran tenang.Dan satu lagi… …



… Semangat hidup

rgds

-kaka-

4.00 AM And Starbucks Coffee

Apa jam 4 subuh !? Baru tahu,kalo kita minum kopi Carribean dari Starbucks.Jam 12 malem ke jam 4 subuh itu deket banget.Kayak dari A ke B

Pantesan mahal-mahal ya?

Uh,ahirnya selesai juga kerjaan minggu ini.

Minggu yang melelahkan kawan,minggu yang aneh.Orang-orang pada aneh,semuanya pada aneh.Kayaknya minggu ini tema-nya “Tidak aneh tidak syah jadi orang” .Bener kali ya ( kalo lagi kayak gini neh suka kerasanya ) apa kata temen gua.”Hidup itu adalah sebuah ‘jokes’ tapi semua orang tidak berani ‘tertawa’.”

Thanks god I have you

met bubu semuah nyah ( udah pada di Turki kali,tinggal elu ajah yang melek ) 😀

CU

-kaka-