Lucky Luke

“Harryyy! We got no foods,no jobs … our pets heads are FALLIINNGGG OFF ! “
” ????? “
“So, I sell petey !”
“Whaaaatttt ! Petey ? You sold my dead birds to blind kid ? Llloyyydd ! Petey didn’t even have a headsss !!!

Harry and Lloyd,Dumb and dumber.Ini nih salah satu percakapan yang paling saya suka.Dan inget

Anyhow,tadi siang.Salah satu temen di tempat kerjaan keliatannya (90% yakin ) sedang terkena Pra payday sindrome,PPS.Biasanya kejadian kalo kita sadar gaji yang akan kita terima hanya cukup sampe dengan tanggal 5,mmmhhhhh,Aku ? Tanggal 7 !

Sebentar corat-coret di kertas,sebentar nge klak-klik kalkulator,ke-kertas lagi ke-kalkulator lagi di ulang – ulang sampe 10 kali-an,kurang lebih.Sebentar pegang kepala dan trus tiba – tiba berdiri sambil ngomong dengan nada desperate ” Setan! Gaji ko gak cukup-cukup ya? Mendingan jadi gigolo aja dech ? “.Oke deh,nadanya bukan desperate tapi lebih ke-ajakan.Kalo di lihat dari seringai-nya yang mendeskripsikan ” A million guys would kill for this ‘jobs’!”.Ato nada orang yang lagi kampanye gitu ya ? Well whatever-lah

Dan saya,dalam hati ” Hellooooooo,wanna sell you’re dead birds huh?Even your birds not dead yet.Tante-cantik doesn’t pay attention to your little-tiny-huge ego birds! Forget it MAMEN ! Nggak ter-ucap-kan.Yang keluar hanya kata “YOY-YOY!” Dan acungan tangan sebagai supporter yang baek.

And after thats.His gone!, tepat dibelakang pintu,samping kiri tempat sepatu,disebelahnya dispenser.

Pfiuuuhhhhh.Thats Why I called PPS !.Edan kan efeknya ?

Well,beneran deh.Dia,saya,semua orang yang PPS.Ko,sepertinya,kita berjalan di jalan yang lurusssss banget yang gak ada ujungnya gitu ya? Ok Ok mungkin ada ujungnya tapi kelihatannya nge-blur.Kita sepertinya berjalan di jalan dengan sepatu bolong dan kalopun di tambal pasti akan bolong lagi di bagian yang laennya,dan kalo iya ada banyak toko sepatu di pinggir – pinggir jalannya,tetep aja nggak ke beli.Bener kan ?

Ah,Hidup
Ah,Gaji
Ah,Ajaaaaaahhhhhhhh

Dan ini juga,sama bikin blur,blur-est malahan.Sebuah sms yang masih belum terhapus di inbox .Dari seorang ‘crush who was marrie 3 months ago’.Mrs JohnnyBoy.”Lagi ngapain…” yang bikin hati akuh meleleh-leleh deh.Infact,udah menemukan data yang valid.Bahwa dari 10 orang pria yang digantung karena ‘bersosialisi’ dengan istri orang dan bahwa juga dari 10 pria tersebut, semuanya tidak bisa menceritakan kembali pengalaman di gantungnya.Tetep aja,itu tidak bisa merubah rasanya.Rasanya “GIMANNAAAAAAA…GETOH” Pas terima smsnya.Secara hari itu,plat nomor angkot di Bandung kayanya jadi pink semua.Ahem-ahem,Okey deh,jujur ! In this case I’m a Jerk !

Oh-oh,oh.OOOOOOOHHHH BOY !

Pas mau nge-reply dan mau ngelanjutin ritual sms-an.Salah satu bagian dari saya ( yang rasional) bilang “Nooooooooo,dia udah punya laki mamen ! Di negeri ini masih buanyaaaakkkk janda – janda tua-Luna Maya! Serta wanita dhuafa dan fakir miskin-Tika Putri! Yang bisa di ajak nonton bareng film India”

And of course,that other part of me is right

Yeahhhh,Nggak dan nggak akan pernah tega kalo harus ngeliat seorang dari satu species dengan gender yang sama.Seorang JohnnyBoy yang lurus-lurus aja,homy-guy,mother-child,hitam-putih,tiba-tiba harus termehek-mehek karena saya.Kalopun,misalkan, saya yang harus termehek-mehek.Toch,tetesan airmata saya lebih cepat kering dari bayangannya sendiri.Lucky Luke

Thats why Lucky luke better than JohnnyBoy 😀

Oh GODS ! Apa dosa akuh di masa lalu ?

What a weirdo days…
What a PPS …

Doh,kayanya harus ngutip ini lagi deh,dari postingan sebelumnya,dari Maryamah Karpov-nya Andrea Hirata :

“Tak ada lagi cobaan nan tak tertanggungkan menempeleng saya.Hidup beriak – riak kecil,berombak sesekali karna karma adalah lumrah”

And this is called cobaan…

Mmmmhhh.Btw,enak juga ya nulis pake ‘saya’ dan ‘aku’ dan bukannya-gua.Heheheehheeh

Satu titik Che

Lagi mau abis baca Motorcycles diaries-nya Ernesto ‘Che’ Guevarra.Sedikit menemukan rumusan empiris tentang ‘Che’ sebelum dia berani ngomong “Imperialisme ingin menggiring pertemuan ini menjadi sebuah lomba pidato ! yang tak berguna,dan bukannya untuk memecahkan masalah penting di dunia…” Pada sidang PBB ke-19.11 Desember 1964.Dan gua sedikit yakin,pas ‘Che’ ngomong ini.Ada delegasi yang manyun-dagang tutut,ada yang senyum,cinta pertama.Sebagian lagi mungkin nangis bombay Bollywood.Nan-bom-wood,kaya-nya.

Di Motorcycles diaries ada semacam pembenaran bahwa seseorang yang mempunyai keberanian besar dan selanjutnya menjadi orang besar atau setidaknya dianggap besar oleh mayoritas dunia.Tidak dengan begitu saja menjadi ‘besar’.Ada proses,seperti pada rumusan exacta,Perhaps ? Tidak dengan Simsalabim and you will be ‘Brad Pit’,Abrakadabra jadilah elu ‘Gatot kaca’ (or something more stronger than this man,maybe)

Sorry agak gak nyambung ,tidak dapat menemukan perumpama-an yang lebih baik lagi,tapi intinya adalah : Everything happen thats a reason behinds,jangan pernah ngelakuin sesuatu tanpa alasan yang gak jelas dan ada alasan kenapa orang -orang yang gak jelas menjadi sesuatu.Bingungkan ? Well itu yang mau gua omongin,yang gua dapet dari buku ini 😀

Balik lagi ke ‘motocyles…’.Ada poin – poin yang cukup memberikan pembenaran ( untuk gua,yes ) bahwa di setiap kehidupan itu ada satu titik dimana seseorang menemukan jalan hidupnya sendiri,terlepas dari dengan atau tanpa paksaan,kebutuhan secara financial atau bukan.Dan laen-laen yang menyebabkan kita berbelok tiba-tiba tanpa lampu sein ( I means,in way of life,of course )

Seperti ‘Che’ muda yang berkeliling Amerika Selatan dengan La Poderosa II ( Motor,Norton 500 cc ) dan di tengah perjalanan harus kehilangan itu.Tetapi harus tetap melanjutkan perjalanan dengan seorang temannya.Alberto Granado.Bertemu dan berbaur dengan komunitas penyakit lepra,suku miskin Indian pedalaman ( banget ),Machu Pichu,berbagai macam rakyat primitif yang seharusnya tidak primitif lagi. 2 Orang calon dokter yang berubah seketika menjadi 2 orang gembel aristokrat.Dalam sisi ini gua juga menyimpulkan.Inilah traveller sejati itu,atau setidaknya inilah salah satu contoh traveller sejati itu.Tidak minta transfer-an kalo keabisan uang di jalan.Pfiuuuhhhhh suseh juga ternyata

Well,dari sini,bagi gua sendiri,dapat menyimpulkan.Che menemukan satu titik dalam hidupnya dari perjalanan keliling-nya ini bahwa “Ini nih jalan yang harus gua ambil,jadi revolusioner kaya-nya keren.Daripada jadi dokter.Bau obat ! “.Titiknya gak tahu dimana ? Bisa pas berpapasan dengan komunitas lepra,bisa pas kehilangan La Poderosa tadi, atau mungkin pas melihat ada cewe cakep yang masih primitif.Who knows kan ? But the points is : Satu titik and you’re life is begun.Satu titik dan inilah makna dari mimpi-mimpi kita sebelumnya…

Thats it!I got the tag-lines,and You ?

Jadi keingetan sama Interpretation of murder-Jed Rubenfeld.”Jika ia menghendaki sekian makna dari mimpinya.Ia harus menghidupkan kembali masa lalunya,segelap apapun itu.Ia juga harus hidup bagi masa depan,betapapun tidak menentunya”

Satu titik,satu mimpi.Dan susehnya gak satu-satu.Iya kan ? HAHAHAHAHAH

Pola Hidup

Sumpah deh.Semingguan ini hormon testoron gua lagi ada di limit atas-nya di kedua hal ini.Nggak sampe orgasme-nggak jelas juga sih,tapi dipastikan masih bisa dikatakan lagi kenceng-kencengnya.Uh-oh uh-oh uh-oh…Aaarrggghhhh ! 😀

Pertama.Nonton film dari movie rents.Trilogy God Father-nya Francis Ford Coppola,dari mulai Al Pacino jadi anak bawang sampe ke Al Pacino punya anak bawang banyak banget.Trus,The Crow,The Spawn,City Of Angels sama film-film klasiknya Charlie Chaplin,sampe ke Schindler’s List-nya Steven Spielberg gua lahap abis.Sumpah ! Gua udah ngerasa jadi kaum borjuis aja pas lagi nontonnya

Kedua.Baca buku.Yang ini,mungkin karena efek pameran buku yang lagi di ada-in di Landmark Building-Braga-Bandung.Pas dateng kesana ternyata buku-buku yang gua incer ada semuah!.Marjane Satrapi dengan novel grafis Revolusi Iran yang didiskon 20 %,Winnetou I-II-II-IV yang diskonnya gak tanggung-tanggung,Mein Kampf-nya Adolf Hitler (yang hard cover) sampe di titik 60 ribu dari asalnya 100 ribeng.Subcomandante Marcos juga gak mau kalah pengen di diskon juga.Edan-lah pokonya

Btw,gua cuman beli antologi ‘Sang Kecoak’ (buatan anak AKY ,I guess) 5000 an dari asalnya 24 ribu,Motorcycle Diaries Ernesto ‘Che’ Guevara sama Pengakuan-nya Anton Chekhov yang udah di translate sama Koesalah Soebagyo Toer ( adeknya Pramoedia Ananta Toer,kalo mau tahu 😀 ).Tutup di 25 ribu ditambahin pake uang utangan 25 ribu dari temen,semuanya jadi 50 ribu-eun.Secara untuk bulan ini Nang adong budget buat beli buku,Hahahahahaha

Kalo bener hidup itu berpola.Mungkin sekarang gua udah bisa ngeliat pola hidup gua untuk semingguan ini.Dvd’s-books-offices-caves (kamar kosan)

Damn is hurts! Gak ada cerita asmaranya sama sekali.Indeed,sekarang lagi enjoy-enjoy aja,tapi tetep aja kepikiran kata-kata temen “Mendekati Menjadi Homo” .Seperti tokoh ‘saya’ di so real/surreal-nya Nurarifin Nugroho yang baru selesei gua baca.Mungkin kah ?

Ah,gak mungkin juga.Kalo liat indikatornya kemaren.Pas baru nonton Twilight di kos-kosan, bareng si Ririn dan temen cowoknya,dimana temen cowoknya bawa temen (lagi) cewek yang gr-nya mau di jodoh-jodohin ma gua.Shit! Gua udah parah banget kalo urusan cewe kayanya ?

Gak tahu kenapa pas tidur, gua mimpi ada Luna Maya ato Aura Kasih gitu ya?Nyamperin dan langsung berbisik “Bite me honey,pleaasseeeee!” dan gua dengan lurus-nya balik berbisik ke tu cewe “Nanti aja kalo udah ke KUA!” Arrrrrggggggghhhh!!! Lagi mimpi aja gua masih muna.DAMMIT ! Itukan rejeki,Iya kan ? Dan gak baek nolak rejeki,iya kan ? Ok,deh lain kali,kalo mimpi lagi.Gua bakal gigit abis tuh Luna Maya.Yummmmmmmyyyyy!!!!!

Ok deh gua bisa tenang sekarang.Homo gak mungkin mimpiin cewe kan ? Hurray ! Hurray ! Gua gak jadi jadi homo! Thanks God I have you 😀