Dari tanah,balik ke tanah lagi

Selamat malam

Enggak tahu harus mulai darimana.Yang jelas sedih ajah pas liat kampung halaman dan semua penduduk disana sekarang ber karakteristik ‘ menggelandang’.Pengen mewek,kalo mau jujur.Pas liat tempat gua lahir,tempat gua maen rusak disana-disini.Untungnya,keluarga masih di beri lindungan sama Alloh.Thank God I have you-Alhamdullilah-Tak ada yang datang dariMu tanpa adanya suatu kebaikannya di dalamnya.

Banyak cerita-cerita sedih.Terlalu banyak cerita sedih malahan.Si Anu kehilangan rumahnya,Si Anu kerabatnya tertimpa itu,si ini kehilangan adik,kakak ataupun kerabat yang lainnya even dua bibi gua sendiri harus bangun rumahnya dari nol lagi (ya walaupun mereka masih bilang alhamdullilah dan bilang ke gua jangan terlalu banyak dipikirkan toh yang namnya rumah bisa di bangun lagi,tetep ajah perasaan gak enak harus ninggalin keluarga disana karena kerjaan masih ada sampe sekarang. )

Tadi di angkutan umum,pas berangkat dari Bandung.Baru sampe perbatasan,gak ada yang nggak matanya nggak merah pas liat keadaan kampung halaman tercintanya ini.Sedih,takut,kesel,ada semua di angkutan yang emang isinya adalah orang-orang rantau dari kampung ini.

Ada satu cerita sedih.Yang nggak bisa nggak bikin gua mata ini makin merah ajah.Ada satu anak (dari kampung tetangga yang jaraknya nggak begitu jauh), umurnya sekitaran 9 tahun-an.Dia bikin badannya jadi tatakan batu-bata sama genteng rumahnya,meluk ade-nya yang baru berumur 2 tahun.Jagain adenya

Anak itu sekarang masih di rumah sakit,luka berat.Tapi adiknya nggak tertolong.

Nggak kebayang perasaan Ibunya pas liat scene itu semua.Nggak kebayang perasaan Ibunya pas anak itu nanya dimana adiknya dan si ibu harus jawab ” Lagi di obatin sama dokter “.Selalu nanya itu kalo dia sadar.

….
….
….

gak tahu deh harus nulis apalagi

minta doa nya aja dari semuanya

Astagfirulloh

Astagfirullaoh…..Ya Alloh ampuni lah hambuMu…Lindungilah keluarga ku….ade…mamah…Ibu…..

Ketika Gunung-gunung berterbangan seperti kapas.. Bumi diguncang seguncangnya ( Al-Qoriah )

Ya Alloh kami benar-benar kecil di hadapanMu…..Ya Alloh lindungi keluarga tasik…..

Untuk Budi

Terlepas dari siapa yang ditembak mati sama densus 88 kemarin.Noordin M Top atau bukan.Terlepas juga siapa yang sebenernya ada di balik semua ini,baik itu orang yang berniat baik tapi caranya tidak baik – Dan hanya Alloh yang tahu amalannya itu baik atau buruk,karena Surga dan Neraka adalah kepunyaanNya-.Ataupun orang gak ada kerjaan yang ingin menunjukkan kalo dirinya jago banget bikin ‘petasan’ pada semua orang di negeri ini-nerakalah tempat dia berada kelak-.

Kayaknya sekarang kita,yang mana daripada itu kita adalah orang Indonesia.Harus tetap semangat dan lebih bersatu lagi kayaknya ya?

Singkatnya,bolehlah MU tidak jadi ke negeri kita ini.Tapi setidaknya para pemain MU itu telah belajar berbahasa Indonesia “Ini budi” “Budi,bermain bola”.Setidaknya para pemain MU dan segenap bule-bule diluar sana tahu bahwa di negeri kita ini ada seorang ‘Budi’,ada banyak “Budi” malahan.Yang tidak pernah mundur hanya karena sebuah peperangan “kecil”

“Ayo Budi,mari kita bermain bola lagi…”

Kerja keras.Keras kerja

Kata Han di tokyo drift ” Life is simple,you make choices and you don’t look back” terus “What do you expect ? You didn’t just play with fire.YOU SOAKED THE MATCHES IN GASOLINE !”

Bener kali ya apa kata si Han dan orang-orang lain yang ngomong kalo ” ada 2 hal yang susah saat kita berusaha meloncat dari zona nyaman.Satu, saat kita akan loncat dan yang kedua saat setelah meloncat “

Mmmmhhhh…

Well,minjem dari apa yang telah dikatakan…………Ah sudahlah gak usah disebut-sebut namanya “Thought maybe you would’t found anything,keep on your plans and stick to it”.Selebihnya Serahkan semuanya kepada yang menciptakan hembusan nafas dan kedipan mata.

Yang penting kan,asal kita yakin ajah kalo Tuhan-Alloh sang khalik yang telah membentangkan langit tanpa tiang- Gak akan pernah meninggalkan kita saat kita sudah sampai sejauh ini.

Okey Aceeeeeepppppppppppp….Tutup blogger nya….trus kerja lagi.Berbual sajah macam orang tak punya behavs…useless sangat.

Ps : Terimakasih buat yang masih komen di blog ini,maap belom bisa berkunjung.Di doa-in masuk surga deh 😀

WATCHMEN

Dari DVD bajakan yang keluar sebelum premiere-nya :

The Watchman, 1998, 38″ x 54″, oil on linen

You see, Doctor, God didn’t kill that little girl. Fate didn’t butcher her and destiny didn’t feed her to those dogs. If God saw what any of us did that night he didn’t seem to mind. From then on I knew… God doesn’t make the world this way. We do.